Ciptakan Generasi Tanggap Digital dan Kreatif, Polibang Mengabdi Gelar Edukasi "Parental Control" dan Daur Ulang Limbah Bersama Ibu-ibu PKK
Umum

Ciptakan Generasi Tanggap Digital dan Kreatif, Polibang Mengabdi Gelar Edukasi "Parental Control" dan Daur Ulang Limbah Bersama Ibu-ibu PKK

30 August 2026
JEPARA, RUANG UPDATE - Mahasiswa Politeknik Balekambang (Polibang) Jepara melalui program "Polibang Mengabdi" kembali melaksanakan aksi nyata di tengah masyarakat. Pada Sabtu (22/08/2026), kegiatan difokuskan di Aula Balai Desa Wanusobo dengan menggandeng kelompok ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat guna mengikuti edukasi literasi digital dan pelatihan ekonomi kreatif.

Acara yang berlangsung hangat ini diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan oleh perwakilan pengurus PKK selaku pembawa acara. Setelah menyanyikan lagu bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua PKK, Ibu Munadaroh. Menjunjung tinggi tradisi keagamaan, agenda ini turut diisi dengan pembacaan kitab Al-Barjanji sebelum rangkaian acara diserahkan kepada panitia Polibang Mengabdi.

Memasuki sesi utama, Nur Hikmah, S.E., M.E. memberikan pengantar singkat untuk memulai agenda pada hari itu. Program kerja yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak (HMPS RPL) ini dipandu oleh seorang moderator dengan menghadirkan Sofia Ulfah, M.Kom. sebagai pemateri.

Dalam paparannya, Sofia Ulfah, M.Kom. menekankan pentingnya peran krusial orang tua sebagai pengawas utama dalam membatasi dan mengarahkan penggunaan gawai (gadget) pada anak. Edukasi ini bertujuan untuk membekali ibu-ibu PKK dengan pemahaman taktis agar anak-anak terhindar dari paparan negatif dunia digital yang kian masif.

Usai dibekali wawasan digital, antusiasme peserta semakin terlihat saat panitia inti Polibang Mengabdi mendemonstrasikan pembuatan kreasi lilin hias. Menariknya, pelatihan ini mengusung konsep ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah minyak jelantah sisa rumah tangga sebagai bahan baku utamanya. Inovasi ini tidak hanya memberikan solusi atas permasalahan limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui produk kerajinan yang bernilai estetika.

Sebagai bentuk apresiasi atas tingginya antusiasme dan partisipasi aktif peserta, rangkaian acara ditutup dengan penyerahan plakat kenang-kenangan. Seluruh kegiatan kemudian disempurnakan dengan sesi foto bersama antara jajaran panitia, pemateri, dan ibu-ibu PKK.

Melalui kolaborasi edukatif ini, diharapkan para ibu dapat semakin berdaya dalam menjaga ketahanan keluarga di era digital, sekaligus mampu mengolah potensi limbah lingkungan menjadi karya yang bernilai guna.